Pelatihan dan Lokakarya Perencanaan Elektrifikasi Wilayah Aceh

25 Juni 2019

Bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), USAID Indonesia Clean Energy Development II (ICED II) mengadakan pelatihan dan lokakarya perencanaan elektrifikasi pada 24-25 Juni 2019 di Banda Aceh. Pelatihan ini bertujuan untuk mengupayakan pembaruan data dan meningkatkan kemampuan staf PLN wilayah Aceh dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi  Aceh dalam melakukan perencanaan program listrik pedesaan dengan menggunakan pendekatan geospasial.

Analisa perencanaan elektrifikasi dapat memperkuat kapasitas PLN dan ESDM dalam merencanakan pemasangan listrik bagi daerah yang belum memiliki akses listrik, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperbaiki manajeman dan transparansi data.

Melalui pelatihan yang difasilitasi oleh USAID ICED II, Pemerintah Indonesia dapat meningkatkan perencanaan elektrifikasi dengan berbagai cara seperti menggabungkan data tabular dan peta geospasial untuk melihat secara visual representasi daerah yang mempunyai akses listrik, mengidentifikasi jenis dan ukuran system elektrifikasi pedesaan, mengadakan dialog dan kerjasama  dengan para pemangku kepentingan untuk memperluas akses listrik serta melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pemangku kepentingan.

Jaka Sumantri, Senior Manager Perencanaan PLN Wilayah Aceh mengatakan saat ini beban puncak Aceh belum cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan perlu disuplai oleh sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara.

“Salah satu prioritas PLN adalah meningkatkan akses listrik desa dengan menggali potensi energi baru terbarukan (EBT) yang ada. (Kita) harus siap menerima investor yang bisa mengembangkan potensi energi EBT, terutama untuk sistem yang terisolasi.”

Turut memberikan sambutan adalah Dedy Roza, Kepala bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh. Beliau mengapresiasi inisiatif USAID ICED II mengadakan pelatihan ini untuk menjawab kebutuhan Dinas ESDM meningkatkan akses listrik di Aceh. Dedy menekankan pentingnya kerjasama semua pihak agar tujuan dari pelatihan ini dapat tercapai.

 Pada tanggal 29 April 2019, USAID ICED II telah memfasilitasi pelatihan untuk memperbarui peta spasial dari lapisan data jaringan 20kV di Aceh. Sebanyak 25 perwakilan dari bagian aset dan jaringan, 6 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di seluruh wilayah Aceh dan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) yang menangani listrik pedesaan mengikuti pelatihan yang difasilitasi USAID ICED II.