USAID ICED II Mengembangkan Referensi Evaluasi Perjanjian Jual Beli (PPA) untuk Lembaga Jasa Keuangan

18 Juli 2019

USAID ICED II telah membantu lembaga jasa keuangan (FSI), bank dan non-bank, melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau langsung ke masing-masing lembaga. Bantuan tersebut meliputi pelatihan, evaluasi proyek, dan produksi modul yang berkaitan dengan teknologi energi dan pembiayaan terbarukan, yang tujuannya adalah untuk meningkatkan lembaga layanan keuangan dalam mewujudkan pembiayaan energi terbarukan di Indonesia. Perjanjian jual beli antara produsen listrik swasta (IPP) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) memegang peranan penting bagi institusi finansial, terutama selama fase uji tuntas proyek, dalam menentukan proyek yang memenuhi syarat perbankan (bankability)

Saat ini, USAID ICED II sedang mengembangkan buku panduan untuk mengevaluasi perjanjian jual beli agar dapat dijadikan referensi oleh lembaga jasa keuangan. Sebagai bagian dari proses pengembangan buku panduan tersebut, tanggal 23 Mei 2019, USAID ICED II mengadakan pertemuan konsultasi dengan institusi lembaga keuangan, OJK dan Bappenas untuk mengumpulkan masukan dan tanggapan dari institusi pemberi pinjaman mengenai isu-isu penting dalam mengevaluasi perjanjian jual beli tenaga listrik energi terbarukan. USAID ICED II berharap buku pedoman ini dapat diselesaikan dalam tiga bulan agar OJK sebagai regulator dapat mengadopsi pedoman ini untuk kebijakan selanjutnya.