Penerapan Listrik Surya Atap untuk Gedung Pemerintah di Aceh.

4 Pebruari 2020

Bekerja sama dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, USAID Indonesia Clean Energy Development II (ICED II) menyelenggarakan pelatihan mengenai pelaksanaan pemanfaatan PLTS atap untuk gedung pemerintah di provinsi Aceh pada 28 Januari 2020 di Banda Aceh. Sebanyak 48 peserta perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas ESDM, Bappeda, dan perwakilan dari setiap SKPA (Satuan Kerja Perangkat Aceh) serta rumah sakit daerah di di wilayah Provinsi Aceh mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan ini dibuka oleh Dedi M. Roza, Kepala Bidang Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Aceh. Dedi mengapresiasi fasilitasi dan dukungan yang diberikan oleh USAID ICED II kepada Dinas ESDM Aceh. Ini sejalan dengan perencanaan energi dan kelistrikan Provinsi Aceh yang telah tertuang dalam Rencana Umum Energi Aceh (RUEA).

โ€œDi dalam RUEA, Qanun No.4 Tahun 2019 disebutkan target energi baru terbarukan untuk Provinsi Aceh adalah sebesar 25% maka instalasi PLTS atap ini merupakan bagian dari penerapannya.โ€

Materi yang diberikan selama dua hari adalah sosialisasi penerapan proyek listrik surya atap kepada pemangku kepentingan serta pengenalan prinsip-prinsip dasar dan tahapan dalam mengembangkan proyek listrik surya atap termasuk pemahaman terhadap manfaat finansialnya.

Fokus kegiatan pelatihan kedua adalah membekali SKPA di wilayah Provinsi Aceh terkait program PLTS atap, target implementasi, proses perencanaan dan penganggaran serta cara pemasangannya sesuai dengan Surat Edaran Menteri ESDM dan Surat Gubernur kepada setiap instansi. Para pengisi materi melibatkan staf dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), kementerian ESDM, PLN wilayah Acehdan Ketua Perkumpulan Pengguna Listrik Surya Atap (PPLSA).

USAID ICED II juga mendukung pelatihan tentang pengenalan listrik surya atap untuk gedung pemerintah pada bulan Oktober 29-30, 2019 di Aceh.

Untuk mendorong pemanfaatan listrik surya atap dan meningkatkan peran energi terbarukan di Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) No. 49/2018, yang diubah dengan Permen ESDM No. 13/2019 dan Permen ESDM No. 16/2019 tentang penggunaan sistem listrik surya atap oleh Konsumen PT. PLN (Persero). Selanjutnya, pada tanggal 11 September 2019, Menteri ESDM mengeluarkan Surat Edaran Nomor 363/22/MEM.L/2019 kepada lembaga-lembaga pemerintah di tingkat daerah dan nasional untuk mendorong pemasangan listrik surya atap di Gedung perkantoran pemerintah, yang bertujuan untuk menghemat bahan bakar, mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan mengurangi anggaran pemerintah melalui penghematan listrik.

USAID ICED II terus mendukung Provinsi Aceh dalam mengembangkan energi bersih di Indonesia. Selain mendorong pemanfaatan listrik surya atap, USAID ICED II juga mendampingi Dinas ESDM Aceh dalam proses penyusunan RUEA yang telah berhasil disepakati oleh DPRD Aceh dan Pemda Aceh dan saat ini dalam tahap finalisasi Perda RUEA.